Selasa, 25 Februari 2014

Bukan karma melainkan sebuah pelajaran


By : Evita Armala

Aku melihatnya dari kejauhan, dia selalu sibuk mencari-cari dan mengais cinta, mencari wanita yang lebih baik dan terus mencari sosok yang lebih baik itu. menjalin cinta dengan wanita pertama. Karena wanita itu juga, kamu hempaskan aku begitu saja, sampai aku jatuh kesakitan. Hanya dalam waktu 6 bulan, kau buat semuanya begitu indah. tapi dalam 6 bulan kau hanya butuh waktu satu hari dalam melenyapkan semuanya, kau hempaskan semuanya dengan mudah. sahabatku tentu sangat membenci ini, melihat sahabatnya dibuat seolah-olah diajak melayang disebuah impian yang nyata lalu setelah berada di langit yang tertinggi, dengan se-enaknya dia hempaskan begitu saja. Air mataku terus mengalir, emosi ku pecah saat itu juga, saat menyadari bahwa semua ini hanyalah harapan kosong yang dibuatnya, aku tak pernah sekecewa ini kepada seseorang. kamu orang yang pertama yang membuatku benar-benar seperti orang bodoh yang kehilangan akal, kau ubah semua seperti sihir, sihir yang benar-benar kuat meracuni pikiran ku dan seakan aku terhanyut oleh sihir yang dibuat oleh mu.  

#EA

Setelah kau hempas kan aku dari langit yang tertinggi, kau pergi tanpa satu kata “MAAF” yang terucap dari mulutmu. Ya, kata yang sederhana yang sulit kau ucapkan padaku. Aku hanya ingin kau ucapkan satu kata yaitu “MAAF” hanya kata sederhana itu yang aku ingin kan, hanya untuk sekedar membasuh luka ini. Tapi jangan kan kata “MAAF” dengan tanpa merasa bersalah dan tanpa melihat luka yang telah kau tancapkan dihati ini. Kau seolah-olah tertawa diatas luka ku, kamu seakan bahagia bersamanya. Tak hanya sampai disitu, kau tetap mengoreskan luka ini dengan tulisan-tulisan manis untuknya yang selalu muncul di time line. Sedikit saja kau hargai perasaan ku saat itu, dengan sedikit menjaga sikap mu. Tapi apa pedulimu terhadap ku, aku tak berhak marah, aku tak berhak protes dengan sikap manismu terhadapnya. Aku bukan siapa-siapa bagimu, aku hanyalah orang tak penting di hidupmu yang berhasil kau tipu dayakan.

#EA

Bodohnya, aku masih saja memantau mu dari kejauhan. Ada yang aneh dengan hari ini, sudah tak ada lagi kata-kata manismu disini untuknya. Ternyata kau tak lagi bersama wanita pertama itu, aku dengar dari sahabat ku, kau tak lagi bersamanya karena ada orang ketiga yang ternyata lebih baik darimu. Aku mulai berfikir apa itu karma, tapi aku coba singkirkan prasangka buruk itu, itu bukan karma, dia hanya memilih orang yang tak tepat.

#EA

Aku masih disini melihatmu dari kejauhan, aku salut dengan kegigihanmu, kau tak pernah menyerah untuk mencari cinta yang lebih baik lagi dari wanita pertama. Tak seperti aku, aku seperti manusia yang takut akan cinta. Yang aku takut hanyalah sakit yang akan ditimbulkan lagi oleh cinta. Tapi dengan kegigihanmu, ternyata tak butuh waktu lama untuk kamu mendapatkan penggantinya (wanita pertama), hanya perlu waktu 2 minggu setelah putus, kau menjalani hubungan dengan wanita kedua, ya mungkin ini lebih baik dari sebelumnya. Tapi entah ada sihir apa yang merasuki ku, aku tak merasakan kekecewaan atau merasakan sebuah kesakitan lagi. pikiran ku begitu tenang dan hati ini pun tak merasakan apa-apa setelah tau kau sudah menjalin dengan wanita kedua mu itu, bahkan dengan sikap manismu kepadanya dan foto-foto mesra kau dengannya. aku merasa aneh, apa rasa sakitku mulai hilang? Atau karena kemarin aku merasakan begitu sakitnya luka yang kau buat, aku jadi sampai tak tau lagi apa rasa sakit itu?. Ku mohon jangan ingatkan aku tentang arti sakit hati, karena ku fikir itu lebih baik dari pada aku paham apa dan bagaimana rasa sakit hati itu.

#EA

Aku fikir rasa kepadamu sudah benar-benar hilang, tapi hati ku tak sejalan dengan yang aku fikirkan, hati ini sesekali merasakan sakit itu jika aku mulai mengingat kenangan buruk itu, walaupun tak sesering dulu tapi ingatan buruk itu cukup menganggu ku. Aku disini sesekali masih melihatmu dari kejauhan, lagi-lagi aku melihatmu putus dengan wanita kedua mu itu, kali ini entah apa penyebabnya. Aku mulai sedikit tak peduli apa penyebab kau putus dengannya. Tapi dari status yang kau buat hingga memenuhi time line ku, mau tak mau, aku melihat dan membacanya, kau sepertinya begitu galau dan dilema. Fikiran buruk tentangmu pun muncul kembali, dan berfikir kembali bahwa itu adalah karma. Sahabatku pun sependapat dengan ku, tapi aku coba hapus fikiran buruk ku bahwa itu bukan karma melainkan peringatan untuknya.

#EA

Sudah lumayan lama aku tak pernah melihat dia, aku baru saja membuka akun ini kembali. Tak sengaja aku melihat dia sudah bersama wanita ketiga, kini aku benar-benar yakin bahwa hal buruk yang menimpamu kemarin itu bukanlah sebuah karma melainkan sebuah peringatan. Karena buktinya, kamu cepat mendapat penggatinya lagi, bahkan sekarang ku lihat wanita ketiga ini lebih baik dari sebelumnya. Ya.. aku turut bahagia dengan kebahagianmu sekarang, kamu lebih sering mengingat sang pencipta. Walaupun bahagiamu sekarang bukan dengan ku, melainkan dengan orang lain. Jika aku lihat wanita yang kini bersamamu, mengingatkan ku, dengan kebersamaan kita dulu yang indah. Aku yang dulu biasanya mengingatkanmu untuk beribadah, sekarang ada penggantinya bahkan jauh... lebih baik. Hati ku kini bisa berdamai dengan keadaanku sekarang. entahlah, aku merasa lebih tenang melihat kamu bersamanya. Aku mulai meninggalkan dunia mu, walau tak sepenuhnya aku tinggalkan. tapi hubunganmu tak berlangsung lama, tak seperti yang aku fikirkan, penilaianku salah terhadap wanita ketiga itu, walau aku tak tau penyebabnya apa hubungan mereka berakhir, tapi aku melihat ada sebuah kekecewaan disana.

#EA

Mungkin jika mereka melihat ini, mungkin mereka berfikir itu adalah karma.

“Ya, kata mereka itu karma untuknya, tapi buat ku itu bukan karma melainkan sebuah pelajaran untuknya untuk tau rasa sakit yg dulu pernah ia goreskan padaku. Bahwa hati bukan untuk dipermainkan melainkan untuk disayangi bukan untuk disakiti”

Aku kini mulai menatap lagi masa depan, senag rasanya bisa menghirup udara yang segar dipagi hari, ya aku seperti baru saja bebas dari penjara yang ku buat sendiri, hari ku tak lagi dihantui olehnya. Walaupun hanya kata “MAAF” yang aku ingin dengar dari mulutmu, tapi sekarang aku sudah memaafkan kamu, tanpa kamu mengatakan kata “maaf”. Walaupun aku tau kata itu tak akan pernah keluar dari mulutmu.

Sekarang aku lebih memilih menyimpan hati ini untuk calon imam ku nanti dan terus memperbaiki diri, sehingga nantinya aku pantas menjadi sosok pendamping yang baik untuk  seseorang yang baik juga. Seseorang yang masih dirahasiakan, tentunya telah tuhan tuliskan untukku.

1 komentar:

  1. JTVU presents "Sonic the Hedgehog" Video Slot | The Jam
    This is 춘천 출장샵 the best reel adventure video slot 화성 출장마사지 from the legendary studio 평택 출장마사지 of 진주 출장샵 and the game was released 강릉 출장마사지 for the PlayStation Portable, a Sony

    BalasHapus